Etika Berbisnis Supaya Usaha Tetap Laris

0
38
Etika Berbisnis Supaya Usaha Tetap Laris

NgaGAYA.id,- Sebuah bisnis yang sukses tentunya tidak lepas dari sikap dan nilai yang junjung oleh seorang pebisnis. Etika Berbisnis yang dibangun dan dijalankan dengan menerapkan etika-etika tentu akan mendapatkan kepercayaan dari pihak terkait. Sehingga usaha yang dijalankan akan terus berkembang dan maju, hal itu juga karena mendapatkan dukungan dari pihak yang telah percaya.

Etika Berbisnis dan Prinsip-prinsipnya

Pengertian etika berbisnis adalah sebuah pengetahuan mengenai tata cara ideal tentang pengaturan dan pengelolaan bisnis yang memerhatikan norma serta moralitas. Etika bisnis tidak diatur secara resmi didalam undang undang, namun sebagai seorang pebisnis yang jujur sebaiknya menerapkan prinsip prinsip etika bisnis berikut.

Prinsip Otonomi

Perusahaan memiliki hak dan wewenang sesuai dengan bidang usaha yang dimiliki. Prinsip otonomi ini biasanya dipegang oleh perusahaan supaya tidak keluar dari visi dan misi perusahaan. Etika berbisnis ternyata tidak hanya membahas mengenai perilaku baik sebuah perusahaan, tetapi juga perilaku perusahaan untuk selalu konsisten pada misi untuk mewujudkan visi.

Prinsip kejujuran

Prinsip kejujuran merupakan etika berbisnis paling mendasar yang harus dipegang teguh oleh semua pihak. Prinsip kejujuran hendaknya diterapkan oleh seorang pebisnis agar keberhasilan perusahaan terjamin. Apabila kejujuran diterapkan pada setiap lini perusahaan, maka kinerja perusahaan pun menjadi lancar dan tidak menghambat laju perkembangan.

Prinsip tidak berniat jahat

Prinsip ketiga yang juga tidak kalah penting adalah prinsip tidak berniat jahat. Misalnya sebuah perusahaan memiliki niat jahat untuk melakukan monopoli harga suatu produk, inilah yang tidak baik. Jikapun perusahaan sudah memegang teguh prinsip kejujuran, ketika mereka mendapat kesempatan untuk berbuat jahat pun tak akan dilakukan. Ingatlah, bahwa bisnis yang dijalankan atas dasar niat jahat tidak akan bertahan lama.

Prinsip keadilan

Perusahaan harus berlaku adil kepada semua pihak yang terkait. Sikap adil ini dapat diterapkan kepada penyetok, distributor, karyawan maupun semua pihak yang terkait. Keadilan yang dimaksud bisa saja dari segi jumlah harga yang dibeli ataupun jumlah gaji yang diberikan kepada setiap pegawai harus sesuai dengan jabatannya.

Prinsip hormat pada diri sendiri

Maksud hormat pada diri sendiri adalah menjaga nama baik atau citra perusahaan. Dengan memegang prinsip ini, tentu saja semua pihak yang bekerja pada perusahaan akan terus berusaha menjaga nama baik perusahaan yakni dengan tidak melakukan hal hal yang membuat nama perusahaan tercemar. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here