Apa Sih Fintech (Financial Technology) ini?

Apakah anda pernah mengdengar aplikasi Akulaku, Kredivo, atau UangTeman? Tiga nama tersebut merupakan salah satu aplikasi yang menyediakan layanan pinjaman online. Beberapa tahun terakhir fintech memang tengah menjadi sorotan ditengah masyarakat. Terlebih bagi kaum milenial yang haus akan kemudahan dan kecepatan transaksi finansial.

Financial Technologi atau lebih akrab dengan nama Fintech merupakan sebuah inovasi dari bentuk usaha yang menyediakan jasa finansial dengan menggunakan dukungan perangkat lunak dan teknologi modern untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses produk-produk keuangan.

Mulai dari transaksi pengiriman uang, peminjaman, tabungan hingga pengelolaan asset dapat kita lakukan melalui gadget yang kita punya. Praktis sekali bukan?

Sejarah Fintech

Sejarah fintech tidak dapat terlepas dari adanya evolusi perangkat transportasi dan komunikasi sejak tahun 1886. Munculnya computer dan jaringan internet semakin membuka jalan bagi perkembangan fintech dalam tahap lebih lanjut.

Perkembangan internet yang melesat dengan cepat membuat system finansial berbasis teknologi semakin giat dikembangkan. Kemunculan fintech secara resmi terjadi pada tahun 2005 dimana sebuah model bisnis berbentuk peer-to-peer diusung oleh Zopa dari Inggris.

Kala itu Zopa memanfaatkan adanya peluang untuk memberikan pengalaman dalam memberikan layanan keuangan terbaik dengan memberikan akses yang mudah serta nilai bunga yang masuk akal dan juga investasi yang menjanjikan.

Hadirnya Zopa disusul dengan kehadiran Lending Funding Circle yang juga mengusung konsep P2P. Lending Funding Circle ini berhasil menyalurkan dana lebih dari 40.000 pinjaman kepada para UMKM.

Kehadiran Zopa dan Lending Funding Cirle di benua Eropa segera merambah Amerika. Hal ini ditandai dengan adanya Prosper Marketplace dan Lending Club satu tahun setelahnya.

Agak terlambat, bisnis fintech mulai berkembang dengan pesat di Tiongkok pada tahun 2011.

Fintech di Indonesia

Kehadiran fintech di Indonesia sendiri dimulai sejak dibentuknya Asosiasi Fintech Infonesia (AFI) pada tahun 2015. Sejak itulah mulai bermunculan perusahaan fintech.

Kehadiran fintech pada awal 2015 masih menjadi issu serius ditengah masyarakat yang masih belum mempercayai bisnis online. Takut akan adanya aksi penipuan adalah salah satu penyebabnya.

Namun masalah kepercayaan masyarakat ini dapat tertangani dengan baik oleh AFI. AFI berusaha menghimbun partner bisnis yang dapat diandalkan dan terpercaya sehingga dapat menepis stigma negative masyarakat mengenai bisnis online.

Menariknya lagi perkembangan fintech di Indonesia mendapat dukungan penuh baik dari pihak perbankan ataupun pihak regulator. Semua pihak ini dapat bersinergi dengan baik untuk semakin menguatkan jaringan layanan keuangan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Hingga kini, perkembangan fintech terbukti sudah sangat luar biasa.  Perkembangan ini dapat kita liat dari data awal pada tahun 2006-2007 yang menunjukan angka sebesar 7%. Angka ini terus meroket dan  mengalami peningkatan hingga menyentuh angka 78% pada tahun 2017.

Fintech yang Terdaftar di OJK

Akhir Januari 2021 lalu, OJK kembali memperbaharui daftar penyelenggara fintech yang awalnya berjumlah 164 platform kini hanya tersisa 148 platform saja. Adapun daftar perusahaan fintech yang telah berizin tersebut adalah:

  1. Danamas
  2. investree
  3. amartha
  4. DOMPET Kilat
  5. KIMO
  6. TOKO MODAL
  7. UANGTEMAN
  8. modalku
  9. KTA KILAT
  10. Kredit Pintar
  11. Maucash
  12. Finmas
  13. KlikACC
  14. Akseleran
  15. Ammana.id
  16. PinjamanGO
  17. KoinP2P
  18. pohondana
  19. MEKAR
  20. AdaKami
  21. ESTA KAPITAL FINTEK
  22. KREDITPRO
  23. FINTAG
  24. RUPIAH CEPAT
  25. CROWDO
  26. Indodana
  27. JULO
  28. Pinjamwinwin
  29. DanaRupiah
  30. Taralite
  31. Pinjam Modal
  32. ALAMI
  33. AwanTunai
  34. Danakini
  35. Singa
  36. DANAMERDEKA
  37. EASYCASH
  38. PINJAM YUK
  39. FinPlus
  40. UangMe
  41. PinjamDuit
  42. Invoila
  43. TunaiKita
  44. iGrow
  45. cicil
  46. Cashwagon
  47. GRADANA
  48. Findaya
  49. AKTIVAKU
  50. KreditFazz
  51. iTernak
  52. KREDITO
  53. CROWDE
  54. PINJAM GAMPANG
  55. TaniFund
  56. danaIN
  57. Indofund.id
  58. AVANTEE
  59. danabijak
  60. Cashcepat
  61. DANASYARIAH
  62. ModalRakyat
  63. KawanCicil
  64. Sanders One Stop Solution
  65. KREDITCEPAT
  66. Rupiah One
  67. Danacita
  68. Danadidik
  69. TrustIQ
  70. Danai.id
  71. Pintek
  72. DANAMART
  73. samakita
  74. vestia
  75. MODALUSAHA.ID
  76. Asetku
  77. danafix
  78. lumbungdana
  79. LAHANSIKAM
  80. Modal Nasional
  81. DanaBagus
  82. ShopeePayLater
  83. UKU
  84. PASARPINJAM
  85. Kredinesia
  86. KASPIA
  87. gandengtangan
  88. modalantara
  89. Komunal
  90. ProsperiTree
  91. Cairin
  92. BATUMBU
  93. EMPATKALI
  94. JEMBATANEMAS
  95. klikUMKM
  96. kredible
  97. KLIK KAMI
  98. Digilend
  99. asakita
  100. Duha SYARIAH
  101. qazwa
  102. bsalam
  103. One Hope
  104. LadangModal
  105. Dhanapala
  106. Restock.ID
  107. SOLUSIKU
  108. Pinjam Disini
  109. Adapundi
  110. Tree+
  111. edufund
  112. FinanKu
  113. UATAS
  114. dumi
  115. goena
  116. Pundiku
  117. TEMAN PRIMA
  118. OK!P2P
  119. DoeKu
  120. Mopinjam
  121. BANTUSAKU
  122. KlikCair
  123. AdaModal
  124. kontanku
  125. ikimodal
  126. ETHIS
  127. KAPITALBOOST
  128. PAPITUPI Syariah
  129. Finteck Syariah
  130. Samir
  131. Danon
  132. Mikro Kapital Indonesia
  133. Optima
  134. ArgaPro
  135. MITRA 020 LENDING
  136. BBX FINTECH
  137. 360 KREDI
  138. CANKUL
  139. Pinjam KAN
  140. PiNBee
  141. kfund
  142. Ringan
  143. Saku Ceria
  144. indosaku
  145. SolusiKita
  146. IVOJI
  147. pimjamindo
  148. KOTAK KOIN

Untuk melihat data lebih lengkap, anda juga dapat mengakses halaman ini klik disini

Aplikasi Fintech Terbaik dan Terpopuler

Dari 148 fintech yang telah mengantongi izin dari OJK, anda bebas menentukan fintech mana yang akan anda gunakan. Anda bingung memilih? Tenang, tim NgaGaya sudah merangkum 5 fintech terbaik dan terpopuler tahun 2021.

  1. Modaku

Bergerak dibidang fintech P2P Lending sejak 2016, Modalku menawarkan 2 jenis produk yaitu PInjaman UKM dan Invoice Financing.

Pinjaman UKM merupakan ppinjaman tanpa jaminan bagi pelaku UMKM yang membutuhkan modal usaha dan ingin mengembangkan bisnisnya. Plafon pinjaman yang ditawarkan bernilai sampai dengan 2 miliar rupiah dengan tenor hingga 2 tahun atau 24 bulan.

Sedangkan invoice Financing merupakan produk pemberian dana cepat dengan invoice hingga 80% dari nilai invoice dengan tenor 15-90 hari.

Modalku sudah dapat anda akses melalui Google Playstore dan App Store.

2. Investree

Beroperasi sejak tahun 2015, Investree menawarkan 2 produk yaitu pinjaman bisnis dan pinjaman lainnya.

Pinjamin bisnis ini meliputi invoice financing buyer financing, working capital term loan serta pinjaman toko online.

Terdatap pula layanan Surat Berharga Nasional (SBN) dan reksa dana for Lender yang merupakan layanan pinjaman lainnya dari Investree.

Investree menawarkan bunga sebesar 12%-18% setahun dengan tenor investasi selama 1-12 bulan.

3. KoinWorks

Dengan KoinWorks anda dapat melakukan pendanaan dengan dana mulai dari 100 ribu rupiah. Anda juga dapat memilih bidang apa yang ada ingin danai. Misalnya bidang pendidikan, kesehatan, atau mungkin bidang bisnis.

Tidak perlu khawatir, karena ada dana proteksi untuk meminimalisir kerugian anda sebagai investor.

Meski demikian, KoinWorks menawarkan bunga yang cukup tinggi, berkisar antara 14% hingga 23% dengan tenor investasi 1-12 bulan. Anda bisa download aplikasi ini di Google Pay dan Appstore jika anda ingin menggunakan KoinWorks.

4. Amartha

Amartha berdiri sejak 2010 sebagai microfinance sebelum akhirnya menjadi perusahan P2P Lending pada 2016 dan memfokuskan pada pendanaan UMKM di pedesaan dan pelosok yang masih kesulitan dalam mengakses kredit perbankan.

Nilai pinjaman yang ditawarkan mulai dari 3 juta hingga 15 juta rupiah, tenornya 6-12 bulan.

5. Danamas

Merupakan bagian dari Sinar Mas Grup, dana mas sudah pasti dapat mengantongi izin dari OJK. Pihak Danamas menawarkan keuntungan bagi para pemodal dan juga peminjam yang menggunakan Danamas.

Pengembalian pokok dan bunga secara bulanan serta asuransi dana pinjaman hingga 99% merupakan keuntungan yang ditawarkan Danamas kepada pemodal.

Untuk peminjam sendiri mendapatkan keuntungan dari segi kemudahan proses pengajuan dan juga pengembalian yang jauh lebih fleksibel.

Demikian yang dapat kita bahas mengenai fintech di Indonesia, mulai dari sejarah hingga fintech terbaik dan terpopuler. Semoga bermanfaat.

Must Read

Related Articles